Huruf “K”

Huruf “K” adalah inisial dari Kolonk.

Asal usul istilah ini berasal dari keadaan tangsi (komplek/asrama) anggota KNIL yang sangat memprihatinkan. Tentara yang berkeluarga ditempatkan pada asrama dengan ukuran kecil dan berhimpitan. Karena kecilnya ruangan, sering kali tidak cukup untuk ditempati lebih dari satu tempat tidur. Akibatnya anak-anak terpaksa tidur di bagian bawah dipanĀ (kolong). Dari sinilah muncul istilah tersebut.

Kehidupan mereka tak seperti kehidupan anak tentara sekarang. Tak ada rumah dinas. Serdadu-serdadu bawahan biasa tinggal di dalam tangsi berserta keluarganya. Tanpa tempat tidur yang nyaman untuk anak-anak serdadu.

Oleh karena itu, Anak Kolonk Bali akan mengingat serta menjadikan hal tersebut pacuan guna memberikan sesuatu yang lebih baik bagi anak-anak asrama, teman-teman serta rekan sepermainan. Tak hanya itu, semoga kedepannya dapat membantu sesama dari latar belakang yang berbeda, sehingga Anak Kolonk Bali, dapat berguna bagi masyarakat luas.

Dengan bendera merah putih pada lingkaran yang terhubung melalui jaring-jaring, mengikat anggota Anak Kolonk Bali agar menjadi penjaga kedaulatan negara serta persatuan dan kesatuan bangsa.

*Dari berbagai sumber.